Ilmu Tauhidnya Allah dengan Ilmu Matematika

Ilmu Tauhidnya Allah dengan Ilmu Matematika - Ilmu, semuanya harus dijalankan dengan ilmu, orang didunia ini hanya 2 yaitu orang berilmu dan orang yang tak berilmu, Sholat harus dengan Ilmu, puasa harus dengan ilmu, haji harus dengan ilmu, bekerja harus dengan ilmu, mengendarai sepeda motor harus dengan ilmu, mengendarai mobil harus dengan ilmu, berkeluarga harus dengan ilmu, menjadi supervisior harus dengan ilmu, belajar bahasa arab harus dengan ilmu, belajar bahasa Inggris harus dengan ilmu, belajar bahasa Jepang harus dengan ilmu, belajar bahasa Indonesia harus dengan ilmu, berteman harus dengan ilmu, bertetangga harus dengan ilmu, mengobati orang sakit harus dengan ilmu, membaca Al-Qur'an harus dengan ilmu, berdakwah harus dengan ilmu, orang yang ingin masuk syurga-pun juga harus dengan ilmu, dan semua yang dilakukan pada dasarnya harus dengan ilmu sesuai dengan bidangnya masing-masing

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat”.(QS. Al-Mujaadilah:11)

Baik, mari kembali ke topik pembahasan yaitu Ilmu Tauhidnya Allah dengan Ilmu Matematika, apa yang dimaksud dengan ilmu tauhid dan apa yang matematika mari kita simak berikut ini :

1/0 = Tak Terhingga
Keterangan :
1 adalah Allah ta'ala
0 adalah manusia
Tak Terhingga adalah Rahmatnya Allah ta'ala

Keterangan 1, satu adalah Allah, Tuhan Hanyalah 1 tidak lebih dari 1. Firman Allah "Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa" (QS. Al-Ikhlas)

Keterangan 0, maksud dari angka 0 (Nol) adalah manusia yang tidak memiliki apa-apa, sesungguhnya semua yang ada dilangit dan dibumi itu hanyalah milik Allah, lalu yang dimiliki manusia selama ini adalah AMANAH dari Allah. Firman Allah "Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS Ali Imran: 189-191)

Keterangan Tak Terhingga, Rahmatnya Allah adalah tak terhingga, coba kita muhasabah sejenak tentang rahmat Allah yang diberikan. Mulai dari rahmat ini, itu dan lain sebagainya yang jelas sangat banyak sekali sampai-sampai kita tidak dapat menghitung berapa yang Allah berikan kepada kita. Firman Allah "Jika kamu menghitung-menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya (menghitungnya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang." (QS. An Nahl : 18). Mari kita saling mengingatkan untuk selalu bersyukur kepada setiap pemberian Allah ta'ala. Wallahua'lam Bishawab

Admin Islamic Media and Technology Site

banner
Previous Post
Next Post

10 comments:

  1. subhanallah ini artikel...
    tapi saya memiliki garis bawah bos, kalo urusan Ilmu Allah SWT tidak perlu lagi dicari-cari apa alasannya, karena memang bukan level kita...
    tapi kalo untuk mendalami agar lebih dalam lagi, itu mah enggak apa2...Allahu Akbar
    say ghazali...
    tak ada seorang pun tahu mengenai sebab selain yg menciptakan sebab

    ReplyDelete
  2. @Beben Koben Wallahua'lam Bishawab, Hanya Allah yang Maha Mengetahui

    ReplyDelete
  3. Masih disini untuk membaca-baca.... artikelnya sangat membimbing dan bermanfaat mas.. lanjutkan mas !!

    ReplyDelete
  4. Subhanallah.... memang sesungguhnya apa yg ada di dunia ini sudah dijelaskan dengan ILMU ALLAH dalam Al-Qur'an,,,,, hehehe

    Sukses mas buat blognya pasang link blog saya yg :
    http://sharia-aqiqah.blogspot.com/

    nanti Linknya saya pasang di :
    http://jackobogor.blogspot.com/

    Terima kasih.... :D

    ReplyDelete
  5. Subhanallah saya baru tau tentang ini makasih infonya mas sangat bermafaat
    mampir" juga ya mas ke blog saya :D
    http://phant0mc0der.com

    ReplyDelete