Lion Tergelincir di Riau Boleh Terbang Lagi karena Sudah Laik

Berita Indonesia Terkini - Jakarta - Pesawat Lion Air berjenis Boeing 737-900 ER bernomor registrasi PK-LHH menyenggol pesawat lain berjenis sama di apron Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Pesawat itu jugalah yang tergelincir di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, pada Selasa (15/2/2011) malam.

Pesawat itu baru selesai ditarik dari lokasi kejadian pada Rabu (16/2/2011) pukul 06.00 WIB untuk kemudian dilakukan investigasi. Namun hanya selang sehari, pesawat Lion Air tersebut sudah diizinkan terbang dengan tujuan Padang.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan investigasi pada pesawat itu telah selesai.

"Kalau soal yang di Pekanbaru, sudah selesai. Sudah diserahkan ke Lion. Untuk pengoperasian dengan kelaikan itu tidak ada masalah dengan pesawat dengan KNKT, sudah clear," jelas Ketua Subkomite Udara KNKT Masruri ketika dihubungi detikcom, Kamis (17/2/2011).

Sedangkan untuk pengoperasian dan kelaikannya, KNKT mengatakan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (Ditkuppu) Ditjen Perhubungan Udara-lah yang berwenang. "Saya tidak tahu sudah selesai atau belum, masalah kelaikan terbang kan bukan wewenang KNKT," jelas dia.

Sementara Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan pesawat itu sudah dirilis karena sudah memenuhi kelaikan pesawat udara.

"Sudah dirilis, sudah dilakukan pengecekan pesawat, dan sudah memenuhi kelaikan," ujar Bambang. Dirilis maksudnya, pesawat itu boleh terbang lagi.

Bukan karena adanya surat dari Kedubes AS pada Menhub yang mempertanyakan mengapa Boeing 737-900 ER tidak boleh mendarat di Bandara SSK II?

"Nggak ada itu, kalau dirilis benar-benar sudah sesuai, pesawat itu sudah laik," jawab Bambang.

Dari kamus bebas Wikipedia, Boeing 737-900 ER (Extended Range) merupakan varian terbaru dari 737. Di pesawat ini, kokpitnya dilengkapi dengan Head Up Display (HUD). Peralatan ini biasanya dipakai pada pesawat militer atau pesawat tempur.

Fungsi HUD adalah untuk mempermudah pilot dalam menentukan kemiringan pesawat, secara vertikal maupun horizontal. Pesawat juga menggunakan layar LCD yang terpadu dalam bentuk glass cockpit. Sistem ini dipercaya akan menjadi trend bagi pesawat-pesawat baru. Boeing 737 merupakan produk Boeing yang paling laku. Lion Air merupakan launch customer pesawat ini. (nwk/nrl)

Sumber : www.detik.com

banner
Previous Post
Next Post

0 komentar: