8 Keajaiban Lebah menurut Al-Qur’an part 2

8 Keajaiban Lebah menurut Al-Qur’an part 2 - 3. Dari sisi tatanan kehidupannya - Lebah merupakan insektisida sosial yang senantiasa hidup gotong royong dan saling ketergantungan. Pembagian tugas dan organisasinya sangat teratur, tertib, dan disiplin atas kesadaran diri untuk mencapai prestasi seoptimal mungkin sehingga kelangsungan dan kesanggupan membentuk koloni sangat kuat. Disamping ada tugas individual, ada juga tugas lain yang di embang secara bersama-sama, yaitu menjaga sarang dari serangan musuh.

4. Mengonsumsi makan yang baik, menghasilkan yang kalah baiknya - Hampir semua tanaman berbunga merupakan ladang bagi lebah. Dari sana hewan ini mengambil nectar, sebuk sari (pollen) dan air. Nectur adalah suatu senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar nectecfier tanaman dalam bentuk larutan dengan konsentrasi gula bervariasi, mulai 5% sampai 70% atau lebih. Satu koloni lebah madu membutuhkan sekitar 50kg tepung sari pertahun. Sekitar separuh dari tepung sari tersebut digunakan untuk makanan larva. Adapun unsur yang dihasilkan, selain madu, yang dipercaya bisa dijadikan makanan dan obar bagi sekian banyak penyakit, terdapat pula royal helly, bee pollen, lem atau propolis, lilin lebah atau malam (besswax), serta racun lebah (bee venom atau apitoxin)

5. Pekerja keras - Lebah pencari pakan merupakan lebah pekerja “paling senior” sekaligus tergesit, dengan kecepatan terbang mencapai 65Km perjam, bisa menempuh jarak 46Km nonstop. Bila sedang membawa nektar, kecepatannya tinggal 30Km perjam dengan kecepatan getaran sayap sebanyak 250kali perdetik. Untuk mengampulkan 1kg madu, seekor lebah harus mengadakan perjalanan 90.000-180.000 kali dan mengunjungi banyak bunga sebelum pulang ke sarang. Ini berarti, jika setiap perjalan menemuh jarak 3Km pulang pergi, seekor lebah menempuh jarak 3x (90.000 – 180.000) km untuk menunaikan tugasnya itu.

Admin Islamic Media and Technology Site

Pemasangan Iklan Gratis

Pemasangan Iklan Gratis - Mulai hari ini tanggal 14 September 2011 Admin Islamic Media and Technology ruang bagi yang memiliki usaha untuk bisa mempromosikan produknya kedalam weblog kami, tanpa dipungut biaya.

Oleh karena itu bagi yang berminat silahkan bisa dikirimkan banner ukuran yang diminta ke alamat email kami: agusckurniawan@yahoo.com.



Admin Islamic Media and Technology Site

Do'a untuk Kedua orang tua yang bersumber dari Al-Qur'an



Ada banyak sekali do'a yang bisa dapatkan dari sumber Al-Qur'an Kariim, diantaranya yang masih kami ketahui ialah sebagai berikut :

Surat Nuh ayat28

(رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا (28

28. Ya Tuhanku! ampunilah Aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahKu dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".

Surat Ibrahim ayat:40-41
(رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ (40) رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ (41
40. Ya Tuhanku, Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.
41. Ya Tuhan Kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".

Surat Al-Ahqaf ayat:15
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ (15)
"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri".

Semoga sedikit ilmu bisa bermanfaat :)

Rabu, 14 September 2011
اغوش جندرا كورنياوان
http://agusckurniawan.blogspot.com

Kisah Si Pemalas dengan Abu Hanifah

Kisah Si Pemalas dengan Abu Hanifah - Suatu hari ketika Imam Abu Hanifah sedang berjalan-jalan melalui sebuah rumah yang jendelanya masih terbuka, terdengar oleh beliau suara orang yang mengeluh dan menangis tersedu-sedu. Keluhannya mengandungi kata-kata, "Aduhai, alangkah malangnya nasibku ini, agaknya tiada seorang pun yang lebih malang dari nasibku yang celaka ini. Sejak dari pagi lagi belum datang sesuap nasi atau makanan pun di kerongkongku sehingga seluruh badanku menjadi lemah lunglai. Oh, manakah hati yang belas ikhsan yang sudi memberi curahan air walaupun setitik."

Mendengar keluhan itu, Abu Hanifah berasa kasihan lalu beliau pun balik ke rumahnya dan mengambil bungkusan hendak diberikan kepada orang itu. Setelah sampai kembali ke rumah orang itu, dia terus melemparkan bungkusan yang berisi uang kepada si malang tadi lalu meneruskan perjalanannya.

Dalam pada itu, si malang berasa terkejut setelah mendapati sebuah bungkusan yang tidak diketahui dari mana datangnya, lantas beliau tergesa-gesa membukanya. Setelah dibuka, nyatalah bungkusan itu berisi uang dan secebis kertas yang bertulis, "Hai manusia, sungguh tidak wajar kamu mengeluh sedemikian itu, kamu tidak pernah atau perlu mengeluh diperuntungkan nasibmu. Ingatlah kepada kemurahan Allah dan cubalah bermohon kepada-Nya dengan bersungguh-sungguh. Jangan suka berputus asa, hai kawan, tetapi berusahalah terus."

Pada keesokan harinya, Imam Abu Hanifah melalui lagi rumah itu dan suara keluhan itu kedengaran lagi, "Ya Allah Tuhan Yang Maha Belas Kasihan dan Pemurah, sudilah kiranya memberikan bungkusan lain seperti kemarin, sekadar untuk menyenangkan hidupku yang melarat ini. Sungguh jika Tuhan tidak beri, akan lebih sengsaralah hidupku, wahai untung nasibku."
Mendengar keluhan itu lagi, maka Abu Hanifah pun lalu melemparkan lagi bungkusan berisi uang dan secebis kertas dari luar jendela itu, lalu dia pun meneruskan perjalanannya. Orang itu terlalu riang sebaik sahaja mendapat bungkusan itu. Lantas terus membukanya.

Seperti dahulu juga, di dalam bungkusan itu tetap ada cebisan kertas lalu dibacanya, "Hai kawan, bukan begitu cara bermohon, bukan demikian cara berikhtiar dan berusaha. Perbuatan demikian 'malas' namanya. Putus asa kepada kebenaran dan kekuasaan Allah. Sungguh tidak redha Tuhan melihat orang pemalas dan putus asa, enggan bekerja untuk keselamatan dirinya. Jangan・jangan berbuat demikian. Hendak senang mesti suka pada bekerja dan berusaha kerana kesenangan itu tidak mungkin datang sendiri tanpa dicari atau diusahakan. Orang hidup tidak perlu atau disuruh duduk diam tetapi harus bekerja dan berusaha. Allah SWT tidak akan perkenankan permohonan orang yang malas bekerja. Allah SWT tidak akan mengkabulkan doa orang yang berputus asa. Sebab itu, carilah pekerjaan yang halal untuk kesenangan dirimu. Berikhtiarlah sedapat mungkin dengan pertolongan Allah. Insya Allah, akan dapat juga pekerjaan itu selama kamu tidak berputus asa. Nah railah segera pekerjaan, saya doakan lekas berjaya."

Sebaik sahaja dia selesai membaca surat itu, dia termenung, dia insaf dan sedar akan kemalasannya yang selama ini dia tidak suka berikhtiar dan berusaha.
Pada keesokan harinya, dia pun keluar dari rumahnya untuk mencari pekerjaan. Sejak dari hari itu, sikapnya pun berubah mengikut peraturan-peraturan hidup (Sunnah Tuhan) dan tidak lagi melupai nasihat orang yang memberikan nasihat itu.
Dalam Islam tiada istilah pengangguran, istilah ini hanya digunakan oleh orang yang berakal sempit. Islam mengajar kita untuk maju ke hadapan dan bukan mengajar kita tersadai di tepi jalan.


Admin Islamic Media and Technology Site

Kisah Bocah Umur 10 Tahun Melawan Orang Kafir

Kisah Bocah Umur 10 Tahun Melawan Orang Kafir - Dahulu pernah ada seorang yang sangat memusuhi Islam.

Ia memiliki tiga pertanyaan mashur yang tak seorang pun dapat menjawabnya. Waktu itu tak ada seorang ulama pun di baghdad yang bisa menjawabnya. Karenanya ia menertawakan Islam di depan umum. Ia terus mencemoohkan Islam dan kaum muslimin.

Suatu hari datanglah seorang bocah yang baru berumur 10 tahun. Ia mendengar orang itu berteriak-teriak mencaci maki kaum muslimin di jalanan. Orang itu menantang orang-orang secara terbuka untuk menjawab 3 pertanyaannya. Bocah itu berdiri tenang dan menyimak. Kemudian ia memutuskan akan menantang orang itu.

Ia mendaki menghampiri orang itu dan berkata, "Aku terima tantanganmu".

Orang itu mentertawakannya dan makin melecehkan kaum muslim. Ia berkata: "Anak bocah 10 tahun menantangku. Bocah inikah yang kalian semua ajukan?" Tapi bocah itu dengan sabar berkali-kali menyatakan pendiriannya. Ia tetap menantang orang itu dan dengan pertolongan dan petunjuk Allah, ia akan mengakhiri tingkahnya. Akhirnya orang itu melayaninya.

Ditengah-tengah kota itu ada sebuah bukit kecil yang biasa dipakai untuk pidato umum. Orang itu naik ke puncaknya, dan dengan suara lantang ia mengajukan pertanyaan pertamanya. "Apa yang sedang dikerjakan Tuhanmu sekarang?" Bocah itu berpikir sebentar dan kemudian meminta orang itu turun dari bukit dan membiarkannya naik untuk menjawab.

Orang itu berkata: "Apa? Kau minta aku turun?"
Bocah menjawab: "Ya, aku ingin jawab sekarang?" Orang itupun turun
Dan si bocah, dengan kakinya yang kecil memanjat.
Jawab bocah itu, "Ya Allah Yang Maha Agung! Engkaulah saksiku di depan seluruh orang-orang ini. Engkau baru saja berkehendak menurunkan seorang kafir serendah-rendahnya, dan mengangkat seorang muslim setinggi-tingginya."

Orang-orang bersorak-sorai
dan memekikkan takbir
"Allahu Akbar…!"

Dan orang itupun malu.
Tapi ia memberanikan diri untuk mengajukan pertanyaan kedua :

"Apa yang ada sebelum ada Tuhanmu?". Bocah berpikir keras. Lalu ia meminta orang itu berhitung balik. "Coba hitung balik dari angka 10!".
Lalu orang itu berhitung… "10, 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1, 0!"
Bocah itu bertanya, "Lalu sebelum 0?"
"Saya tak tahu…tak ada",
jawab orang itu. "Persis itulah.
Tak ada apa-apa sebelum Allah,
karena Dia Abadi dan Mutlak."
Orang-orang bersorak-sorai kembali, "Allahu Akbar…!…!"

Kini, dengan penuh frustasi orang itu mengajukan pertanyaan terakhirnya. "Ke arah manakah Tuhanmu menghadap?" Bocah itu kembali memeras otak. Lalu ia meminta sebuah lilin. Lilin pun diberikan kepadanya. Bocah terberkati itu menyerahkannya ke orang itu dan memintanya untuk menyalakannya.
Orang itu pun menurutinya dan berkata, "Ah, bukti apaan ini?" Bocah bertanya, "Ke arah manakah cahaya lilin itu menghadap?" Orang itu menjawab, "Ia menghadap ke seluruh arah"

Bocah itu berkata, "Kau telah menjawab sendiri pertanyaanmu. Cahaya Allah menghadap ke seluruh arah. Dia ada dimana-mana. Tak ada tempat yang tidak ada Dia."
Orang-orang kembali bersorak-sorai,
"Allahu Akbar…!…!"

Orang itu begitu terkesan dan tergerak hatinya oleh pengetahuan dan spirituallitas si Bocah, hingga ia memeluk Islam dan menjadi muridnya. Begitulah akhir debat itu.
Siapakah Bocah itu?

Bocah itu adalah salah seorang imam dan ulama besar kita, Imam Abu Hanifah (Semoga Allah memberkati dan menyucikan rahasianya)
Ingatlah contoh-contoh yang harus kita ikuti dan pandanglah selalu para wali agung supaya kita menemukan kebenaran dan petunjuk yang Allah anugerahkan kepada umat ini

Admin Islamic Media and Technology Site

Agen Tiket Pesawat

Dear member Agent Partner
Salam Kenal dari Dimas Jaya Sentosa
Peluang Usaha menjadi member Agent kami

Dimas Jaya Sentosa memberikan kesempatan bagi anda yang berminat untuk menjadi Agent Penjualan Tiket Pesawat dengan sistem Online. Tiket Lion Air , Batavia Air , Sriwijaya air , Merpati , Air Asia, Citilink dan Trans Nusa.Berapa Modal yang anda keluarkan? Untuk menjadi Agent penjualan Tiket Pesawat online sangatlah murah yaitu hanya sebesar Rp. 200.000,- saja. Itu tidak seberapa mahal jika dibanding Anda menjadi Agent penjualan Tiket secara Offine.

Kami memberikan perbandingan komisi yang lebih besar kepada Member Agent Dimas Jaya Sentosa dengan harapan agar Member Agent Dimas Jaya Sentosa bisa menjalankan usaha dengan baik, dalam menghadapi persaingan perang harga dengan travel Agent lain yang sudah profesional, dan Member Agent Dimas Jaya Sentosa bisa mendapatkan keuntungan secara layak.

Dan komisi yang kami bagikan ke Member Agent adalah Sebesar 50 % dan Bonus sponsor Rp. 50.000,- akan Anda dapatkan ketika Anda mensponsori langsung seseorang untuk bergabung dengan kami, yaitu dengan melalui website replika Anda. Dengan bergabung dan menjadi Member / Agent kami, banyak keuntungan dan kemudahan yang akan anda dapatkan. dan khusus Tiket Lion Air Harga Kami Lebih Murah Rp.10.000,- dari Harga resmi Maskapai, buktikan dan bergabunglah dengan kami.

Bonus Sponsor
Bonus sponsor Rp. 50.000,- akan Anda dapatkan ketika Anda mensponsori langsung seseorang untuk bergabung dengan kami, yaitu dengan melalui website replika Anda.
Simtem Bagi Hasil 50 % Untuk Agent 30 % Untuk Dimas Jaya Sentosa.

Komisi Tiket
Disamping anda mendapat komisi sponsor dan juga mendapatkan komisi juga dari penjualan tiket pesawat Sebesar 50 % untuk member / agent dan 50 % untuk admin. Sungguh bisnis ini sangat memberikan manfaat bagi Anda.Tunggu apalagi, segera bergabung bersama kami menjadi pebisnis sejati.

DIMAS JAYA SENTOSA
SIUP : 503.1/100/209/2011 NPWP : 02.515.369.3-629.000
OFFICE : DSN. JERUK RT.01 RW.11 DESA JABON KEC : KALIDAWIR TULUNGAGUNG
PHONE : 0355 592260 HP : 0812 5932591 / 0812 59202233
YM : dimas_jaya_32@yahoo.co.id
E-mail : dimas_jaya_32@yahoo.co.id
Website : dimasjayasentosa.com

Keyword: Tiket Pesawat, tiket pesawat online, tiket pesawat online tulungagung, tiket pesawat online di tulungagung, tiket pesawat tulungagung, tiket pesawat tulungagung online, pesan tiket pesawat di tulungagung, tiket pesawat di tulungagung, jual tiket pesawat di tulungagung, jual tiket pesawat, jual tiket pesawat online di tulungagung, jual tiket pesawat di tulungagung, jual tiket pesawat, jual tiket pesawat online, tiket pesawat di tulungagung, tiket pesawat, tiket pesawat online, pesan tiket pesawat di tulungagung online, pesan tiket pesawat tulungagung online, pesan tiket pesawat di tulungagung, pesan tiket pesawat tulungagung, pesan tiket pesawat online, pesan tiket pesawat