TOOT Ekspansi Ribuan Ponsel Candybar

Berita Teknologi Terbaru - Candybar kembali jadi tren di kalangan vendor penyedia ponsel merek lokal, salah satunya TOOT Mobile. Melihat tren sedang naik, ponsel candybar terbaru yang dirilisnya ditargetkan laku terjual 10-20 ribu unit setiap bulannya.

Memanfaatkan momentum tersebut, vendor lokal ini pun meluncurkan ponsel candybar seri TOOT 202. Ponsel berteknologi dual on GSM ini hadir dengan pilihan warna cerah yang menghadirkan tombol musik khusus dan suara speaker yang nyaring.

"Saat ini ponsel candybar memang tengah menjadi tren kembali. Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya vendor lokal yang merilis ponsel candybar," kata Direktur Marketing and Sales TOOT Mobile, Salimin, Jumat (18/2/2011).

"Dan sejak kehadiran TOOT di awal Januari 2011 lalu, kami telah berkomitmen untuk merilis ponsel-ponsel candybar di setiap bulannya. Untuk target penjualan TOOT 202 ini kami berharap sekitar 10-20 ribu unit setiap bulannya," papar dia.

Selain desain, ponsel yang dibanderol Rp 300 ribuan ini mengandalkan fitur musik. Hal tersebut dapat terlihat dari tombol khusus musik yang tersedia di bawah layarnya serta speaker yang terletak di bagian belakang. Berkat keduanya, ponsel ini mampu memutarkan file MP3 dengan suara yang nyaring, jernih dan keras.

Pengguna ponsel ini juga dapat menikmati siaran Radio FM lengkap dengan fasilitas perekam radio yang dapat diatur pengguna untuk merekam siaran radio favorit.

Fitur lainnya yang tersedia adalah kamera VGA yang dapat dimaksimalkan dengan settingan yang tersedia seperti white balance, image size, quality size, self timer, flash light, efect dan lain sebagainya. Dan kamera tersebut juga bisa difungsikan untuk merekam video dan memutar file video.

Sementara untuk koneksi jaringannya, teknologi GPRS yang dibenamkannya membuat pengguna dapat mengakses internet maupun mengupdate status situs pertemanan sosial yang tersedia di ponsel ini seperti facebook, twitter dan lain sebagainya. ( rou / rns )

Sumber : www.detik.com

banner
Previous Post
Next Post

0 komentar: