Kenapa Ibu, Tidak Merestui Jika Aku Sekolah Diluar Negeri

Kutulis ini ditengah malam,
Jika aku dulu waktu kecil, yang menjaga, yang merawat, tidak ada seseorangpun yang bisa menyamainya, betapa besar pengorbanannya untuk buah hatinya.

Jika waktu kecil tidak aku masih tak tahu cita2ku nanti apa? aku hanya bisa tersenyum, menjawabnya.

sudah sekitar 19 tahun aku hidup didunia ini, harapanku masih ada, masih banyak kesempatan, dan aku harus bisa banggakan kedua orang tuaku terutama ibu.

Ya Allah, segala sesuatu engkau yg menentukan, betapa beruntungnya aku, betapa bahagianya aku, aku lupa bersyukur dengan segala pemberian yang engkau berikan kepada hambaMu Ya Allah,

Hamba lupa dengan itu semua Ya Allah,
Ya Allah, ketika hamba SMS ke ibu hamba "Bismillah, merancang perjalanan ke NUS........."
Ibu: semoga doa-doa dikabulkan nak, ingat nak kita bukan orang kaya, mama disini bekerja sendiri.
"Jika Allah selalu menunjukkan jalan bagi hamba-hambanya ke surga, maka Allah juga akan menunjukkan jalanNya bagi orang2 yang menuntut ilmu (NUS)
"Apabila Allah sudah KUN FAYAKUN" maka tidak ada salah satu makhluk pun yang bisa menghalanginya"

keesokan harinya
Bismillah, Seberapapun indah rencana kita jauh lebih indah rencana Allah untuk kita, hehe, Semangat Ibu"

sudah dua kali ibu mengatakan tidak merestui, jika hamba pergi menuntut ilmu di negara orang,

Ya Allah hamba percaya bahwa Ibulah yang lebih tau karena Ridho engkau ada padanya "ridhollahu bi ridho walidaini"

Ya Allah semoga mimpi2 hamba selalu dalam lindungan engkau Ya Allah,
Ya Allah semoga yang dulunya hanya mimpi bisa engkau wujudkan menjadi kenyataan.

Ibu.... Hanya engkau yang kurindukan, Hanya ditelapak kakimulah ada surgaNya
dengan Hasil keringatku anakmu ini sudah mempersiapkan sebuah busana muslimah (Insya Allah) semoga bisa engkau pakai.

Ya Allah, jika menurut hamba baik belum tentu dihapan Engkau baik Ya Allah.
Ya Allah, hamba yakin bahwa Engkau merencanakan sesuatu yang baik bagi hamba dan keluarga hamba Ya Allah.

Berilah sesuatu yang baik bagi hamba dan keluarga hamba Ya Allah, Amiin Ya Rabb
Ibu, buah hatimu ini bisa menangis dalam sebuah prestasi yang engkau tunggu-tunggu.


-- Agus Candra Kurniawan --
Gondanglegi, Malang 26 November 2010 | 00.30


banner
Previous Post
Next Post

2 comments:

  1. smoga kamu dapat berprestasi meski berada di dalam negeri..
    smangat!!!!

    ReplyDelete
  2. Semoga Q bisa seperti anda.
    Amiiiiiiiiinnnnn

    ReplyDelete